Yasmon

Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional

Yasmon lahir di nagari Saningbakar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada tanggal 20 Mei 1968. Menempuh pendidikan S1 jurusan Sastra Inggris di Universitas Andalas pada tahun 1991. Kemudian melanjutkan pendidikan S2 di University of Technology Sydney Australia bidang Legal Study on Intellectual Property Rights dan mendapatkan gelar Master of Legal Studies (MLS) pada tahun 1999.

Mengawali karir sebagai Pegawai Negeri Sipil sebagai Pelaksana di Kementerian Hukum dan HAM RI tahun 1994 pada Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten dan Merek (DJ HCPM), sekarang Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Selama ditempatkan di DJKI, Yasmon mendapat kepercayaan mengisi beberapa jabatan mulai dari Kepala Seksi Kerja Sama Internasional (2001), Kepala Seksi Kerja Sama Multilateral (2005), Kepala Subdirektorat Kerja Sama Internasional (2006), Kepala Bagian Tata Usaha (2008), Kepala Bagian Penyusunan Program dan Laporan (2009), dan Kepala Subdirektorat Pengembangan (2010). Kemudian, Yasmon mendapat tugas mengisi posisi Kepala Bagian Program dan Anggaran pada Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM tahun 2011.

Pada tahun 2012, Yasmon dipromosikan menjadi Kepala Divisi Administrasi pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat. Selang satu tahun, Yasmon ditunjuk menjadi Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta. Sekembalinya dari Kantor Wilayah, Yasmon kemudian menjabat sebagai Kepala Biro Perlengkapan pada Sekretariat Jenderal (2014). Lalu di tahun 2015, Yasmon kembali ke DJKI dan menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual.

Sebelum bergabung ke BPHN, Yasmon mengisi posisi Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan pada Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbang Hukum dan HAM) tahun 2017. Terhitung sejak 14 Maret 2018 hingga saat ini, Yasmon dipercaya menjabat sebagai Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional.

Atas pengabdian selama menjadi pegawai negeri, Yasmon pernah dianugerahi sebagai PNS Teladan pada DJKI dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (2002). Pada tahun 2005 dan 2016, Presiden menganugerahkan Satyalancana Karya Satya X Tahun dan XX Tahun.

Dalam perjalanan karirnya, Yasmon juga telah mendapatkan tugas dan kepercayaan utk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di luar negeri termasuk pertemuan diplomatik dan perundingan internasional.

Untuk pendidikan penjejangan, Yasmon telah mengikuti Diklat ADUM (2002), Diklatpim III (2004), Diklatpim II (2010) dan Diklatpim I (2015).